You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Hari ini Pemkot Jakpus Targetkan Penerimaan PBB-P2 sebesar Rp.284 miliar
photo Wuri Setyaningsih - Beritajakarta.id

Pekan Panutan Pajak Digelar di Kantor Wali Kota Jakpus

Sosialisasi jatuh tempo pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) terus dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat. Salah satunya dengan mengadakan pekan panutan pajak.

Total hari ini ada 200 wajib pajak, dengan target pencapaian Rp 284 miliar

Wali Kota Jakarta Pusat, Mangara Pardede mengatakan, hari ini ada 200 wajib pajak yang bersedia untuk melunasi kewajibannya. Sehingga perolehan PBB P2 bisa lebih cepat dari tanggal jatuh tempo, yakni 31 Agustus mendatang.

Jakut Targetkan Perolehan PBB P2 Rp 1,7 Triliun Tahun Ini

"Total hari ini ada 200 wajib pajak, dengan target pencapaian Rp 284 miliar," ujarnya, saat kegiatan Pekan Panutan PBB P2, di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Rabu (9/8).

Sementara Kepala Suku Badan Pajak dan Retribusi Daerah Jakarta Pusat, Adhi Wirananda mengungkapkan, hingga 4 Agustus lalu perolehan PBB P2 mencapai Rp 420,570 miliar atau 33,1 persen dari target Rp 1,271 triliun.

"Batas waktu pembayaran PBB-P2 yaitu 31 Agustus mendatang. Sehingga kami masih memiliki waktu, kami optimistis target kami dapat tercapai," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6799 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6179 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1412 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1327 personTiyo Surya Sakti
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1248 personAldi Geri Lumban Tobing